aktaduma.com, Atambua- Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendampingan Registrasi Izin Edar Produk Pangan Olahan, Obat Bahan Alam, dan Kosmetik yang diselenggarakan oleh Loka POM Kabupaten Belu di Aula Hotel Nusantara 2 Atambua, Selasa (25/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 40 pelaku UMKM serta perwakilan dari 12 instansi terkait sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas produk lokal di Kabupaten Belu.
Dalam sambutannya, Bupati Willy Lay menyampaikan syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan mutu, keamanan, dan daya saing produk UMKM Belu.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Ribuan pelaku usaha di Kabupaten Belu menggantungkan hidup pada kreativitas mereka dalam mengolah pangan, obat bahan alam, dan kosmetik tradisional. Namun kualitas dan keamanan produk menjadi tuntutan utama di tengah persaingan usaha yang semakin ketat,” ujar Bupati Willy Lay.
Bupati Willy Lay juga menyoroti berbagai kendala yang sering dihadapi pelaku UMKM, mulai dari kurangnya pemahaman regulasi, belum terpenuhinya standar keamanan, hingga persoalan penyusunan label dan kelengkapan dokumen izin edar.
Karena itu, ia menilai Bimtek ini sangat strategis untuk membantu pelaku usaha memahami proses registrasi secara menyeluruh.
“Melalui pendampingan dari Loka POM, saya berharap pelaku usaha dapat memahami formulasi produk, kelayakan keamanan, penyusunan label, dan mekanisme perizinan elektronik. Proses mendapatkan izin edar tidak perlu dianggap rumit, tetapi bagian penting dari peningkatan kualitas,” tambahnya.
Dirinya menekankan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan program pengembangan ekonomi daerah, terutama One Village One Product (OVOP) yang mendorong setiap desa memiliki produk unggulan.
Menurut Bupati Belu, izin edar BPOM menjadi salah satu syarat penting untuk meningkatkan kredibilitas produk dan membuka akses pasar yang lebih luas.
“Produk dengan izin edar BPOM memiliki nilai tambah di mata konsumen dan mitra usaha. Ini menjadi modal besar untuk UMKM memperluas pemasaran dan meningkatkan omzet,” ujarnya.
Bupati Willy Lay juga mengajak para peserta agar serius mengikuti seluruh rangkaian materi, aktif bertanya, dan membangun jaringan sesama pelaku usaha.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi UMKM Belu untuk naik kelas menjadi lebih profesional, berkualitas, dan kompetitif.
Di akhir sambutannya, Bupati Willy Lay menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Belu terhadap upaya peningkatan mutu produk lokal.
Dan kegiatan ini membawa manfaat besar bagi pelaku UMKM dan mendorong tumbuhnya industri lokal yang aman dan berdaya saing.
“Dengan ini, saya nyatakan kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendampingan Registrasi Izin Edar Produk Pangan Olahan, Obat Bahan Alam, dan Kosmetik secara resmi dibuka,” tutupnya.

