aktaduma.com, Atambua- Kelakuan tidak terpuji oleh beberapa pemuda yang diduga geng asal Desa Naitimu melakukan pembakaran ban bekas di tengah jalan raya pasar lama Halilulik yang mengganggu pengguna jalan yang melintas.
Para pemuda tersebut diketahui usai mengkonsumsi minuman keras hingga lakukan tindakan tidak terpuji dan melakukan penyerangan terhadap para pelintas yang melewati jalur tersebut.
Beberapa pengendara ikut kena imbas usai dibubarkan oleh Babinkamtibmas Polsek Tasbar yang diduga lakukan pembiaran dan tidak mengamankan para pemuda tersebut hingga melakukan penutupan jalan dan menendang pengendara yang lewat.
Salah satu Wartawan ikut kena imbasnya, saat melintas tiba-tiba ditendang hingga terjatuh.
“Saya tiba-tiba ditendang hingga jatuh dengan motor saat sedang berjalan pulang dari Atambua, mereka ada sekitar 5 hingga 10 orang, saya berharap Polsek Tasbar segera amankan pelaku karena sangat meresahkan masyarakat,” kata Dedy, Sabtu (12/07/2025).
Dilanjutkan, saat ingin melaporkan ke Polsek Tasbar anggota yang stand by hanya 1 orang.
“Anggota ada di TKP, anak-anak ada bakar ban di pasar lama Halilulik,” ujar anggota Polsek Tasbar yang sendiri di kantor tersebut.
Untuk diketahui saat didatangi awak media di tempat pembakaran ban terdapat babinkamtibmas dan beberapa anggota Polsek di depan pertokoan yang katanya habis membubarkan para pemuda tersebut.
Namun mereka tidak mengetahui jika usai pembubaran tersebut para pemuda tersebut secara membabi buta mengerang para pengguna jalan yang melintas di depan rumah sakit Marianum.
Untuk diketahui saat salah satu Wartawan setelah terjatuh para pemuda tersebut sambil berteriak-teriak,”kenapa mau tulis di berita?” Setelah mengetahui yang terjatuh merupakan wartawan.

