aktaduma.com, Atambua- Ketua Dekranasda Belu Lidvina Viviawati Ng Lay dan Ibu Wakil Bupati Belu Maria Fridolin Besin Leon Bersama Pengurus Dekranasda Kabupaten Belu melakukan kunjungan ke kelompok tenun ikat.
Dalam kunjungan tersebut kelompok tenun ikat lingkungan Sorusikun diberikan bantuan berupa benang dan kacamata.
Lidvina Viviawati Ng Lay dan Maria Fridolin Besin Leon langsung berdialog dengan kelompok tenun Wetis dan kelompok tenun Hine Bala di Sorosikun Fatubenao.
Dalam dialog tersebut, ketua Dekranasda Belu berikan motivasi sekaligus meminta kepada kelompok tenun untuk kembangkan kain tenun bermotif kemak sebagai indentitasnya.
“Kita harus kembangkan kain tenun yang bermotif kemak sendiri sebagai indentitas kekayaan budaya Belu,,” kata Lidvina Viviawati Ng Lay, Kamis (22/05/2025).
Selain itu, ia juga menekankan pada kelompok tenun untuk memperhatikan kualitas kain tenun dengan motif kemak yang bisa menjadi daya tarik saat pemasarannya.
Di kesempatan yang sama, ibu Wakil Bupati Belu Ny. Maria Fridolin Besin Leon meminta kepada kelompok tenun untuk terus berkarya mengembangkan kain tenun Belu.
Menurutnya, kelompok tenun harus terus mencari motif baru dengan ciri khas kemak, sehingga bisa di pake oleh para ASN di Kabupaten Belu.
“Kalau kain tenun berkualitas dengan motif bagus, pasti para ASN akan suka pakai ke kantor, bisa pake dalam kegiatan pemerintah dan bisa pake juga untuk acara keluarga,” ujarnya.
Ketua kelompok Wetis Sorosikun Flavia Laku mengucapkan terimakasih atas kunjungan Ibu Bupati Belu dan Ibu Wakil Bupati Belu bersama pengurus Dekranasda Kabupaten Belu.
“Walaupun dengan cuaca hujan, tapi ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati bersama rombongan bisa datang kunjungi kami kelompok tenun,” Kata Flavia.
Jelas Flavia, kedatangan ini sebagai kilas balik terbentuknya kelompok tenun Wetis sorosikun saat mama Vivi masih ketua Dekranasda Belu dulu.
“Kedepan, kami harapkan dukungan dan perhatian untuk para ibu ibu kelompok tenun yang ada di Kabupaten Belu,” tutup Flavia. ***

