Akataduma.com,Atambua – Menteri Muda Urusan Komunikasi Sosial Timor Leste, Expedito Dias Ximenes, menegaskan bahwa media dan informasi merupakan pilar penting dalam memperkuat demokrasi dan mendorong pembangunan, khususnya di kawasan perbatasan.
Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu bersama delegasi dari Radio Televisao de Timor-Leste (RTTL), Rabu (06/08/2025).
Dalam sambutannya, Ximenes menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu atas sambutan hangat yang diberikan.
Ia menekankan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara RRI dan RTTL yang telah dilaksanakan di Jakarta pada bulan April lalu.
“Pertemuan kali ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat kerja sama di bidang informasi, hiburan, dan komunikasi lintas batas. Ini penting agar masyarakat di wilayah perbatasan lebih saling mengenal, tidak hanya dalam bidang ekonomi, tapi juga melalui pertukaran informasi dan budaya,” ujarnya.
Ximenes juga menekankan bahwa kerja sama RRI dan RTTL menjadi sangat relevan di era digital saat ini, di mana akses informasi memegang peran vital dalam kehidupan masyarakat.
Ia berharap hubungan ini terus terjaga baik di level pusat maupun di tingkat daerah, khususnya di Kabupaten Belu sebagai daerah perbatasan yang strategis.
“Sebelumnya, Presiden Timor Leste, Wakil Perdana Menteri, dan Menteri Perdagangan juga telah melakukan kunjungan ke Kabupaten Belu. Kini, kami ingin memperkuat hubungan di bidang media dan informasi sebagai bagian dari pembangunan bersama,” katanya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Direktur Utama LPP RRI, Dr. I Hendrasmo, MA, atas komitmen kerja sama yang telah terjalin antara kedua lembaga penyiaran publik tersebut.
“Apabila nantinya ada kerja sama antara staf RTTL dan RRI di Belu, kami harap itu dipahami sebagai bagian dari kemitraan resmi antar-lembaga. Kami siap terus membangun sinergi dengan RRI Atambua maupun RRI Pusat di Jakarta,” tegasnya.
Menteri Ximenes berharap agar komunikasi dan kolaborasi lintas negara di bidang media dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara, khususnya di kawasan perbatasan.

