aktaduma.com, Atambua- Program pengobatan gratis salah satu dari 12 program yang dijanjikan dalam masa kampanye oleh paket sahabat sejati Willybrodus Lay dan Vicente Hornai Goncalves akan segera direalisasikan.
Temui diruang kerjanya, Senin (05/05/2025), Bupati Willybrodus Lay dan Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Goncalves telah memanggil pihak BPJS Kesehatan untuk berkoordinasi dan memastikan validasi data berjalan dengan baik.
Tujuannya dari validasi data tersebut agar masyarakat yang benar-benar berhak bisa segera menikmati layanan kesehatan gratis.
“Sebagai Bupati, saya juga sudah minta pihak BPJS untuk mengkaji ulang data bagi peserta yang sudah meninggal tapi belum dihapus, dan peserta yang NIK-nya dobel,” kata Bupati Belu.
Willybrodus Lay menjelaskan pengunaan anggaran harus tepat sasaran, maka harus siapkan data yang benar dan valid, sebab di TTU, dengan jumlah penduduk lebih banyak tapi anggaran untuk kesehatan gratisnya hanya 6 Milliar.
“Sedangkan untuk Kabupaten Belu anggaran untuk pengobatan gratis sampai 24 milliar, ini angka yang sangat fantastis ditengah efisiensi anggaran dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Belu, Kami minta maaf kepada masyarakat Kabupaten Belu karena program ini belum bisa dijalankan hingga sekarang.
“Pemerintah masih melihat data kepesertaan BPJS, termasuk program JKN dan data pegawai negeri sipil, pensiunan, dan kepesertaan lainnya yang telah ditanggung oleh pemerintah.Mudah-mudahan datanya cepat valid, supaya program pengobatan gratis bisa di nikmati oleh masyarakat Belu karena DPRD Belu sudah mengesahkan anggarannya, tutupnya. ***

