aktaduma.com, Atambua- 133 orang terima surat keputusan (SK) bagi calon pegawai negeri sipil CPNS lingkup Pemerintah Belu dari Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, di halaman wisata rohani Patung Bunda Maria (PBM) Pelindung Segala Bangsa di Teluk Gurita Atambua pada hari Senin (02/062025).
Menurut Vicente Hornai Gonsalves Ini adalah tonggak awal dari perjalanan panjang dalam pengabdian sebagai aparatur negara dan pelayan masyarakat.
Status ASN bukan hanya sekadar kedudukan, tetapi juga mengandung tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan publik yang prima.
“ASN Berakhlak bukan sekadar jargon, tetapi fondasi budaya kerja pemerintah Indonesia saat ini dan di masa depan,” kata Vicente Hornai Gonsalves.
Selain itu, pemilihan lokasi di Patung Bunda Maria Pelindung Segala Bangsa bukan tanpa alasan.
Penyerahan SK di lokasi ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, rasa syukur, dan mendukung potensi wisata religi di Kabupaten Belu.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara, para CPNS diberikan kesempatan untuk mencium bendera Merah Putih setelah menerima SK.
Sementara bagi CPNS yang beragama Katolik, kegiatan dilanjutkan dengan berjalan menuju puncak Patung Bunda Maria untuk memohon kelancaran dalam menjalankan tugas baru.
Wabup Vicente juga mengingatkan agar para CPNS segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, serta memahami dan menaati seluruh peraturan dan ketentuan yang berlaku.
“Seluruh peserta yang dinyatakan lolos telah memenuhi semua persyaratan administratif dan teknis yang ditetapkan selama proses seleksi,” jelas Wabup Vicente.
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Belu membuka 282 formasi CPNS pada Tahun 2024, terdiri dari 152 formasi tenaga teknis dan 130 formasi tenaga kesehatan.
Dari total 1.779 pelamar, sebanyak 1.473 orang dinyatakan memenuhi syarat administrasi.
Selanjutnya, 1.426 orang mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan 190 orang lolos ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Dari seluruh proses seleksi tersebut, 133 orang dinyatakan lulus dan resmi menerima SK.
Dengan kehadiran ASN baru ini, diharapkan pelayanan publik, terutama di bidang kesehatan dan teknis, dapat berjalan lebih optimal dan menjawab kebutuhan masyarakat.
“Acara penyerahan SK ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Belu yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tutup Vicente Hornai Gonsalves.
Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Belu, Staf Ahli Bupati, jajaran pimpinan perangkat daerah, Pimpinan BUMN dan BUMD.***

