Aktaduma.com, Atambua- Warga Desa Naitimu antusias memperbaiki jalan perbatasan RI-RDTL. Warga minta pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tak tinggal diam.
Persoalan jalan yang ada di wilayah Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu ini merupakan persoalan yang harus secepatnya ditangani.
Kondisi jalan lintas perbatasan RI-RDTL yang bergelombang dan berlobang yang ditimbun warga setempat sangat rawan kecelakaan dan sering menimbulkan kemacetan.
Akibat dari rusaknya jalan ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat disekitar lingkungan tersebut, bahkan roda perekonomian masyarakatpun menjadi terganggu.
Warga sangat peduli terhadap lingkungan tempat tinggalnya, kalau ditemukan kondisi jalan yang bergelombang dan berlobang dengan semangat gotong royong warga bahu membahu untuk memperbaiki dan menimbun dengan tanah dan pasir jalan yang rusak tersebut.
Ditanya masalah anggaran untuk kegiatan ini salah satu warga mengungkapkan bahwa tidak ada anggaran untuk melaksanakan perbaikan jalan yang bergelombang dan berlobang.
“Dengan keikhlasan dan kerelaan warga bahu membahu membantu dengan ala kadarnya untuk kegiatan gotong royong ini dan mereka sangat antusias sekali,” kata Pit, Selasa (10/03/2026).
Karena mereka sadar bahwa kegiatan perbaikan jalan ini adalah untuk kepentingan masyarakat luas.
Pit juga berharap agar pemerintah segera memperbaiki pasalnya jalan setija halilulik ini merupakan jalan utama lintas perbatasan RI-RDTL.
“Mudah-mudahan pada tahun ini juga jalan yang rusak secepatnya diperbaiki dan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah. Yang penting kata masyarakat harus bisa memelihara hasil pembangunan yang sudah dilakukan oleh pemerintah,” tutupnya.

